Dari pengamatan di lapangan, warga yang semula tidak pulang
ke rumah karena panik dan ketakutan akan terjadinya gempa
susulan kini sudah mulai kembali ke rumah masing-masing, mereka mendirikan tenda di depan rumah masing-masing dan lebih memilih tinggal di tenda daripada masuk ke dalam rumah pada malam hari.
setelah sehari kami meninggalkan kabupaten dompu, gempa berkekuatan 5,6 skala Richter terjadi di perairan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin, (18/7) pukul 03.54 WIB. Gempa berpusat di laut, yakni pada 91 kilometer tenggara Raba, NTB.
Badan Meteorologi dan Geofisika menyebutkan, guncangan berlokasi pada 9,24 derajat Lintang Selatan hingga 119,04 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa bisa dirasakan di Kabupaten Dompu dan Waingapu. Jalur transportasi ke desa tersebut ditempuh selama 6 jam dari Bandar Udara Salahuddin BIMA, sebagian besar jalan yang dilewati rusak, akibatnya penyaluran bantuan juga ikut terhambat, sehingga banyak warga yang belum mendapatkan bantuan.